Rumah
Surabaya, kota dimana aku lahir dan mengukir segala memori, baik indah maupun sedih. Tempat yang selalu aku rindukan untuk kembali walau sejauh apapun aku pergi. Meskipun kota ini memberikan kesedihan yang bahkan hingga kini masih membekas, namun selalu saja diri ini ingin kembali, disini.
Mungkin inilah yang disebut rumah. Meskipun banyak luka tercipta, namun disini pula ketenangan itu berada. Bukan karena bayangannya yang membuat ingin kembali, namun ada ikatan yang tak dapat dijelaskan yang membuat kota ini selalu ku rindukan.
Surabaya, segala kenyamanan yang kau berikan, bukan berarti aku tak ingin pergi. Keinginanku untuk merantau tetap tinggi, agar aku menjadi wanita mandiri. Akan tetapi, ketauhilah bahwa hanya kau tempatku kembali.

Komentar
Posting Komentar