It's Okay to be Not Okay
Aku seperti kehilangan arah, kehilangan semangat, keluar jalur dari tujuan awal.
Aku seperti tidak mengenali diri sendiri, berubah total, menurun drastis.
Aku kecewa dengan diri sendiri, malu, dan merasa tak layak untuk memimpin.
Empat bulan yang gila, yang mampu merubah diriku menjadi orang lain.
Empat bulan yang sangat keras, yang membuat diriku terombang ambing.
Empat bulan yang ganas, yang mampu menghilangkan fokusku.
Hanya karena satu orang, aku garang.
Hanya karena satu orang, tutur kataku menjijikkan.
Hanya karena satu orang, emosiku berantakan.
Hanya karena satu orang, perkuliahanku tak karuan.
Begitu mudahnya aku dikalahkan.
Begitu mudahnya aku dibelokkan.
Begitu mudahnya aku dipatahkan.
Tak ada lagi sosok yang kuat, cuek, fokus, rajin beribadah, Allah oriented, rajin, pintar, aktif, teratur, dan tepat waktu.
Aku harus menata ulang hidupku, perasaanku, hatiku, perkuliahanku, kamarku, ibadahku, tutur kataku, sikapku.
Hidup tidak hanya tentang cinta. Ingat, masa depanmu tidak ditentukan oleh dia.
Bangkit! Jadilah wanita yang kuat, dewasa, dan mandiri.
Jika merindukan hal-hal semacam itu, wajar saja. Akan tetapi serahkan semuanya pada yang Maha Kuasa.
Akan ada saatnya diri ini bermanja kepada pria.
Ia akan datang ketika semua telah siap.
Ia akan datang diwaktu yang tepat.
Tak perlu terburu-buru, tak perlu tergesa-gesa.
Jika dia telah memiliki yang baru, relakan, lepaskan, ikhlaskan.
Yakinlah jika suatu saat diri ini akan mendapatkan yang semestinya.
Yakinlah bahwa diri ini juga berhak merasakan hal yang sama.
Keluarlah, terbanglah menjadi wanita yang kuat, tegar, dan mandiri.
Berjalanlah dengan rasa percaya diri, seakan kau tak pernah merasa sakit hati, patah hati.
Tersenyumlah, tunjukkan pada mereka lesung pipimu yang membuat mereka iri.
Lanjutkan apa yang pernah terhenti.
Teruskan apa yang pernah tertunda.
Perbaiki yang telah rusak, selagi masih bisa.
Perbanyaklah waktu dengan keluarga.
Cause I'm stronger than you know!!!
Nobody can drag me down anymore!

Komentar
Posting Komentar